Kenapa Gunpla Bisa Jadi Hobi yang Bikin Ketagihan? Ini Alasannya

Banyak orang awalnya hanya berniat membeli satu Gunpla saja. Alasannya kadang cuma se-simple, sekadar mau coba merakit atau punya Mobile Suit favorit. Namun, tanpa kita sadari, satu kit berubah menjadi dua, lalu lima, sampai akhirnya rak koleksi mulai penuh.

Fenomena ini ternyata bukan “sekadar” karena banyaknya seri Gunpla yang menarik. Dari sudut pandang psikologi, ada beberapa alasan mengapa hobi ini terasa begitu memuaskan hingga membuat banyak orang ingin terus melakukannya.

 

Ada Rasa Puas Setelah Berhasil Menyelesaikan Satu Kit

Berbeda dengan action figure yang langsung bisa dipajang, Gunpla mengajak penggunanya menikmati proses. Mulai dari memotong runner, menyusun setiap part, sampai akhirnya melihat Mobile Suit berdiri dengan sempurna.

Setiap tahapan kecil yang berhasil diselesaikan memberikan rasa pencapaian. Dalam psikologi, pengalaman menyelesaikan sebuah tantangan itu bisa memicu sistem penghargaan (reward system) di otak, sehingga seseorang bisa ngerasa puas dan terdorong buat mengulang pengalaman tersebut.

Inilah alasan kenapa setelah menyelesaikan satu Gunpla, banyak orang mulai berpikir untuk merakit kit berikutnya.

 

Merakit Gunpla Membuat Seseorang Masuk ke Kondisi Flow

Pernah merasa waktu berlalu begitu cepat saat sedang merakit Gunpla?

Kondisi ini dikenal sebagai flow, sebuah konsep psikologi yang diperkenalkan oleh psikolog Mihaly Csikszentmihalyi. Flow itu adalah keadaan di mana seseorang benar-benar tenggelam dalam aktivitas yang lagi dilakukan karena tingkat tantangan dan kemampuan yang dimiliki berada dalam keseimbangan.

Saat merakit Gunpla, perhatian itu pasti tertuju pada setiap detail kecil, mulai dari membaca manual, memasang part, sampai memastikan hasilnya presisi. Karena fokus sepenuhnya tercurah pada satu aktivitas, pikiran menjadi lebih tenang dan sejenak terlepas dari tekanan pekerjaan maupun rutinitas sehari-hari.

Gak heran kalau banyak orang anggap merakit Gunpla itu sebagai cara buat melepas penat setelah beraktivitas.

 

Gunpla Bisa Menjadi Bentuk Self Reward

Mengutip dari CNN Indonesia, hobi mengoleksi mainan di kalangan orang dewasa bukan lagi dianggap sebagai sesuatu yang kekanak-kanakan. Justru, banyak orang menjadikan koleksi sebagai bentuk apresiasi terhadap diri sendiri setelah bekerja keras, sekaligus cara menikmati waktu luang.

Hal yang sama juga terlihat pada kolektor Gunpla. Nggak sedikit yang membeli model incaran sebagai hadiah atas pencapaian tertentu, seperti berhasil menyelesaikan proyek, mendapatkan pekerjaan baru, atau sekadar ingin memberikan penghargaan untuk diri sendiri.

Karena dikaitkan dengan pengalaman positif, aktivitas ini pun menjadi sesuatu yang ingin terus diulang.

 

Gunpla Menghadirkan Rasa Nostalgia dan Memenuhi Inner Child

Bagi sebagian penggemar, Gunpla bukan sekadar model kit. Ada kenangan masa kecil yang ikut muncul kembali ketika melihat Mobile Suit favorit atau merakit seri yang dulu hanya bisa diimpikan.

Hal ini dapat dikaitkan dengan konsep psikologi. Sedikides, Wildschut, Arndt, dan Routledge (2008) dalam Current Directions in Psychological Science menjelaskan bahwa nostalgia merupakan emosi yang berkaitan dengan pengalaman masa lalu dan dapat meningkatkan emosi positif, harga diri, serta rasa terhubung dengan orang lain.

Sementara itu, Routledge dkk. (2011) melalui penelitian The Past Makes the Present Meaningful: Nostalgia as an Existential Resource menunjukkan bahwa nostalgia juga dapat membantu seseorang menemukan atau mempertahankan rasa makna dalam kehidupan.

Dalam konteks Gunpla, pengalaman tersebut bisa menjelaskan mengapa sebuah model kit terkadang memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar bentuk fisiknya. Satu Gunpla bisa mengingatkan seseorang pada anime yang ditonton sejak kecil, karakter favorit, atau pengalaman tertentu yang membuatnya merasa dekat dengan dunia Gundam.

Penelitian yang lebih baru oleh Cao, Brucks, dan Reimann (2025) dalam Journal of Consumer Research juga menemukan bahwa keinginan untuk memiliki kontrol dapat mendorong seseorang terlibat dalam aktivitas mengoleksi. Menurut penelitian tersebut, koleksi memberikan struktur karena setiap barang yang dimiliki saling terhubung dan secara perlahan membentuk satu kesatuan.

Kalau diterapkan pada Gunpla, hal ini bisa terlihat ketika seorang kolektor mulai memiliki target tertentu, seperti melengkapi satu seri, mengumpulkan Mobile Suit dari timeline tertentu, atau menyusun koleksi berdasarkan karakter favorit. Ada kepuasan tersendiri ketika bagian-bagian tersebut akhirnya terasa "lengkap".

Jadi, rasa ingin terus menambah Gunpla sebenarnya bisa muncul dari berbagai dorongan psikologis sekaligus: nostalgia, rasa pencapaian, kebutuhan akan struktur, hingga keinginan untuk menjadi bagian dari komunitas. Itulah yang membuat aktivitas mengoleksi terasa lebih personal daripada sekadar membeli barang.

 

Mengoleksi Gunpla Menjadi Bagian dari Identitas Diri

Setiap kolektor biasanya memiliki preferensi masing-masing. Ada yang hanya mengoleksi seri Universal Century, ada yang fokus pada Master Grade, sementara yang lain lebih menyukai Mobile Suit tertentu seperti RX-78-2 Gundam atau Zaku II.

Pilihan tersebut bukan hanya soal selera, tetapi juga menjadi cara seseorang menunjukkan identitas dan minatnya. Koleksi yang dimiliki sering kali mencerminkan karakter, pengalaman, hingga hal-hal yang dianggap bermakna oleh pemiliknya.

Itulah sebabnya, banyak kolektor lebih mementingkan kualitas dan nilai personal dibanding sekadar jumlah koleksi.

 

Komunitas Membuat Hobi Ini Semakin Menyenangkan

Alasan lain yang membuat Gunpla terasa “nagih” adalah komunitasnya.

Saat mulai mendalami hobi ini, seseorang biasanya ikut bergabung dalam komunitas, menghadiri pameran, atau membagikan hasil rakitannya di media sosial. Dari sana, mereka bisa bertukar pengalaman, belajar teknik baru, hingga mendapatkan teman dengan minat yang sama.

Menurut Dr. Stuart Brown, psikiater sekaligus pendiri National Institute for Play, menjalani hobi dan aktivitas bermain bersama orang lain dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kreativitas, sekaligus memperkuat hubungan sosial.

Hal inilah yang bikin pengalaman merakit Gunpla terasa lebih bermakna karena bukan hanya tentang koleksi, tetapi juga tentang orang-orang yang memiliki antusiasme yang sama.

 

Jadi, Wajar Kalau Gunpla Terasa “Nagih”

Kalau dipikir-pikir, yang membuat Gunpla kerasa bikin menyenangkan bukan cuma hasil akhirnya. Ada kepuasan saat menyelesaikan proses perakitan, ketenangan ketika fokus merakit, rasa bangga setelah menambah koleksi, hingga kebahagiaan saat bisa berbagi cerita dengan sesama penggemar.

Selama dilakukan secara bijak dan sesuai kemampuan, hobi ini bisa menjadi aktivitas yang positif sekaligus membantu menjaga keseimbangan antara rutinitas dan waktu untuk diri sendiri.

Kalau kamu sudah terjun ke dunia Gunpla, pengalaman tersebut juga bisa dilengkapi dengan berbagai merchandise bertema Gundam. Salah satunya melalui koleksi Torch x Mobile Suit Gundam yang menghadirkan tas dan aksesori dengan desain terinspirasi dari Mobile Suit Gundam. Jadi, selain punya Gunpla favorit di rak, sekarang waktunya bawa fandom kamu ke mana-mana. Jadi, udah siap belum buat pilih side kamu?

Back to blog

Leave a comment