Turun Transportasi Umum, Langsung Jalan! Ini Rekomendasi Tempat Viral yang Mudah Diakses di Jakarta
Mau pergi ke tempat yang lagi viral, tapi begitu lihat lokasinya langsung mikir “Naik apa ke sana?” Tenang, nggak semua tempat yang sedang ramai harus didatangi dengan kendaraan pribadi.
Jakarta dan sekitarnya punya banyak destinasi yang bisa dijangkau menggunakan transportasi umum, mulai dari KRL, MRT, LRT, hingga Transjakarta. Bahkan, beberapa tempat bisa langsung kamu datangi setelah turun di stasiun atau halte dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Mulai dari kawasan Blok M yang penuh tempat nongkrong, ruang kreatif, dan spot kuliner, sampai kawasan Kota Tua yang cocok untuk jalan-jalan sambil berburu foto. Ada juga ruang publik dan pusat lifestyle yang bisa masuk ke itinerary akhir pekan tanpa harus pusing mencari parkir.
Jadi, kalau kamu ingin jalan-jalan naik transportasi umum tanpa mengorbankan kesempatan mengunjungi tempat-tempat yang sedang populer, beberapa destinasi berikut bisa masuk ke wishlist.
M Bloc Space, Blok M

Sumber: Space Jakarta
Kalau ngomongin tempat nongkrong yang populer di Jakarta Selatan, M Bloc Space hampir selalu masuk dalam daftar. Kawasan yang memanfaatkan bangunan lama Peruri ini berkembang menjadi ruang kreatif dengan berbagai pilihan kuliner, toko, event, dan area yang cocok untuk sekadar jalan-jalan atau berburu foto.
Salah satu daya tariknya adalah suasana yang berbeda dari pusat perbelanjaan pada umumnya. Bangunan bergaya lama dipadukan dengan mural, ruang terbuka, tenant lokal, dan berbagai kegiatan kreatif sehingga satu kunjungan bisa diisi dengan kulineran sekaligus eksplorasi. Kawasan ini sangat mudah dijangkau oleh transportasi umum, seperti MRT, TransJakarta, maupun KRL dari beberapa titik di Jabodetabek.
MRT menjadi salah satu pilihan paling praktis. Kamu bisa turun di Stasiun Blok M BCA, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju area Blok M. Dari stasiun, jaraknya sekitar 400 meter atau kurang lebih 6 menit berjalan kaki. M Bloc Space juga dapat dijangkau dari Halte CSW (Cakra Wahana Selaras Wahana) atau Terminal Blok M menggunakan TransJakarta.
Tebet Eco Park

Sumber: Facebook @wibisono.ari
Bosan dengan tempat nongkrong yang itu-itu saja? Tebet Eco Park bisa menjadi alternatif kalau kamu ingin menghabiskan waktu di ruang terbuka tanpa harus pergi jauh dari pusat kota. Taman dengan luas sekitar 7 hektar ini menggabungkan area hijau dari Tebet Utara dan Tebet Selatan menjadi satu ruang publik. Suasananya cocok untuk jalan santai, olahraga ringan, piknik, atau sekadar mencari udara segar di tengah kota. Taman ini punya beberapa zona yang bisa dieksplor, mulai dari Forest Buffer, Community Lawn, Thematic Garden, Wetland Boardwalk, hingga Infinity Link Bridge.
Salah satu spot yang cukup menarik adalah Infinity Link Bridge, jembatan setinggi enam meter yang menghubungkan area utara dan selatan taman. Selain jadi jalur penghubung, area ini juga menawarkan sudut berada untuk menikmati pepohonan dan suasana taman dari atas. Kalau ingin lebih santai, kamu bisa duduk di Community Lawn, berjalan menyusuri Wetland Boardwalk, atau sekadar menikmati pepohonan rindang di Forest Buffer. Tebet Eco Park juga cocok untuk jogging, piknik, yoga, hingga menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga.
Menariknya, akses ke taman ini juga cukup mudah dengan transportasi umum. Salah satu opsi adalah menggunakan KRL dan turun di Stasiun Cawang, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menggunakan JakLingko menuju area taman.
Pasar Santa

Sumber: Travel Kompas
Pasar Santa punya wajah yang sedikit berbeda dari pasar pada umumnya. Selain pedagang yang sudah lama berjualan, terutama di bagian bawah, lantai atasnya sempat berkembang menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk membuka usaha kreatif. Dari sinilah Pasar Santa mulai dikenal sebagai salah satu tempat alternatif untuk kulineran dan berburu produk unik di Jakarta.
Menariknya, daya tarik Pasar Santa bukan cuma soal tempatnya yang unik. Di sini kamu bisa menemukan berbagai usaha kecil dan kreatif yang berdampingan dengan pedagang lama. Mulai dari toko buku indie, vinyl, aksesori, pernak-pernik, hingga area makan. Suasananya terasa lebih seperti tempat untuk keliling, melihat-lihat, dan menemukan sesuatu yang nggak direncanakan daripada sekadar datang untuk makan.
Pasar santa cukup mudah dijangkau dengan transportasi umum, terutama TransJakarta. Kamu bisa naik koridor 6U (Pasar Minggu - Blok M) atau 6W (Duren Tiga - Blok M via Bangka Raya), kemudian turun di sekitar Halte Pasar Santa atau Cikajang Wolter Monginsidi dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Hutan Kota GBK

Sumber: Traveloka
Di tengah padatnya Jakarta, ada satu tempat yang bisa jadi pilihan buat kabur sebentar dari hiruk-pikuk kota tanpa benar-benar meninggalkan pusat Jakarta. Hutan Kota GBK menawarkan area hijau dengan hamparan rumput dan pepohonan yang membuat suasananya terasa lebih santai.
Tempat ini cocok untuk jalan santai, duduk-duduk, piknik ringan, atau sekadar menikmati suasana outdoor sambil ngobrol bareng teman. Pemandangan gedung pencakar langit di sekelilingnya juga jadi salah satu daya tarik tersendiri, yang membuat perpaduan suasana alam dan city view yang bikin tempat ini fotogenik tanpa perlu banyak effort.
Salah satu spot yang paling menarik adalah Kolam Trembesi, apalagi menjelang sore ketika cahaya matahari mulai lebih lembut. Yang paling menarik, masuk ke Hutan Kota GBK gratis. Jadi, tempat ini bisa jadi pilihan kalau ingin quality time bareng teman tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Untuk menuju Hutan Kota GBK, MRT bisa jadi pilihan paling praktis. Kamu cukup turun di Stasiun Istora Mandiri, kemudian lanjut berjalan kaki sekitar 9 menit menuju area taman. Pilihan ini cocok buat kamu yang ingin eksplor Jakarta tanpa perlu repot mencari parkir atau berganti banyak moda transportasi.
Eksplor Jakarta lebih Nyaman dengan Tas yang Praktis
Jalan-jalan naik transportasi umum memang punya keseruannya sendiri. Kamu bisa turun di stasiun atau halte, lanjut jalan kaki, mampir ke tempat makan, lalu pindah ke destinasi berikutnya tanpa harus memikirkan parkir. Tapi, karena bakal lebih banyak berpindah tempat, tas yang nyaman dan nggak merepotkan tentu jadi bagian penting dari perjalanan.
Buat perempuan, Lira Sling Bag bisa jadi pilihan untuk membawa barang-barang penting dengan lebih ringkas, sedangkan Sira Tote Bag cocok untuk kamu yang membutuhkan ruang lebih saat seharian keliling kota. Untuk laki-laki, Shibata dan Kashiba bisa jadi pilihan buat membawa barang bawaan tetap praktis tanpa mengganggu aktivitas.
Dengan tas yang sesuai kebutuhan, kamu bisa lebih leluasa jalan kaki, naik transportasi umum, sampai spontan mampir ke tempat menarik yang kamu temukan di perjalanan.
Siap lanjut eksplor Jakarta? Temukan pilihan tas Torch yang bisa menemani perjalananmu dari satu destinasi ke destinasi lainnya.