Sebenarnya, Apa yang Membuat Sebuah Tas Murah Disebut “Murah”?
Pernah lihat tas murah yang harganya cuma sekitar seratus ribuan, lalu penasaran, “Kok bisa ya semurah itu?” Pertanyaan ini menarik, apalagi kalau model tas murah tersebut sekilas terlihat nggak jauh berbeda dari tas dengan harga yang lebih tinggi.
Ternyata, label tas murah sebenarnya nggak sesederhana melihat angka paling kecil di price tag. Ada cerita panjang di balik harga sebuah tas, mulai dari posisi produknya di pasaran sampai siapa yang memang menjadi target penggunanya.
1. “Tas Murah” Itu Relatif, Bukan Angka Saklek
Hal pertama yang menarik dari istilah tas murah adalah nggak ada satu angka pasti yang membuat sebuah tas otomatis disebut murah. Buat seseorang, Rp100 ribu mungkin sudah termasuk tas murah, sementara orang lain mungkin punya standar harga yang berbeda.
Jadi, istilah tas murah sebenarnya lebih berkaitan dengan perbandingan. Sebuah tas dianggap murah ketika harganya terasa lebih terjangkau dibandingkan pilihan lain dengan kategori atau fungsi yang serupa.
Makanya, jangan heran kalau ada tas murah yang menurut satu orang biasa saja, tetapi menurut orang lain justru sudah termasuk affordable.
2. Target Pembeli Bisa Menentukan Posisi Harga Tas Murah
Pernah bertanya kenapa ada brand yang punya produk dengan harga sangat beragam? Salah satu alasannya adalah setiap produk bisa ditujukan untuk kelompok konsumen yang berbeda.
Koleksi tas murah biasanya dibuat agar bisa menjangkau konsumen yang membutuhkan fungsi sebuah tas tanpa harus mengeluarkan budget terlalu besar. Jadi, harga juga menjadi bagian dari cara sebuah brand menentukan siapa yang ingin mereka ajak menggunakan produknya.
Torch, misalnya, merupakan koleksi yang menghadirkan berbagai pilihan tas murah dengan model yang beragam. Mulai dari backpack, sling bag, tote bag, hingga model lainnya bisa ditemukan dalam satu koleksi.
3. Harga Tas Murah Bukan Cuma “Bayar Barangnya”
Ketika membeli tas murah, sebenarnya kamu nggak hanya membayar kain yang dijahit menjadi tas. Ada banyak proses yang terjadi sebelum sebuah tas murah sampai ke tangan pembeli.
Mulai dari proses desain, pembuatan pola, produksi, pengecekan produk, pengemasan, distribusi, hingga akhirnya produk masuk ke toko. Semua proses tersebut punya biaya masing-masing.
Jadi, ketika membandingkan dua tas murah, jangan hanya melihat bentuk luarnya. Produk yang terlihat sederhana pun tetap melewati berbagai proses sebelum bisa digunakan.
4. Kenapa Dua Tas yang Mirip Bisa Punya Harga Berbeda?
Ini bagian yang sering bikin bingung ketika mencari tas murah. Dua tas bisa sama-sama berbentuk backpack, punya ukuran yang mirip, bahkan warnanya hampir sama, tetapi harganya berbeda jauh.
Perbedaannya bisa berasal dari banyak hal yang nggak langsung terlihat ketika tas murah dipajang. Misalnya, detail konstruksi, sistem penyimpanan, finishing, brand positioning, atau proses produksi yang digunakan.
Jadi, tampilan luar sebuah tas murah belum tentu menceritakan keseluruhan value yang ditawarkan.
5. Tas Murah Nggak Harus Punya Banyak “Embel-embel”
Kadang kita mengira semakin banyak detail berarti semakin bernilai. Padahal, sebuah tas murah bisa saja sengaja dibuat dengan desain yang lebih straightforward supaya fokus pada fungsi utama.
Buat pengguna, pendekatan seperti ini justru bisa menarik. Tas murah tetap punya fungsi yang dibutuhkan tanpa membuat pembeli membayar berbagai fitur tambahan yang mungkin nggak akan digunakan.
Dengan kata lain, tas murah bisa menjadi pilihan buat orang yang punya prinsip, “Gue cuma butuh tas yang memang gue pakai.”
6. Ada Tas Murah untuk Kebutuhan yang Memang Sederhana
Nggak semua orang membutuhkan tas dengan kapasitas besar atau fitur yang kompleks. Kalau kebutuhan sehari-hari hanya membawa handphone, dompet, charger, dan beberapa barang kecil, tas murah berukuran compact sudah bisa menyelesaikan masalah.
Begitu juga dengan orang yang hanya membutuhkan tas tambahan untuk aktivitas tertentu. Membeli tas murah dengan fungsi yang spesifik justru bisa lebih masuk akal daripada mengeluarkan budget besar untuk tas yang fiturnya jauh melebihi kebutuhan.
Jadi, tas murah bukan berarti versi “turun kelas” dari tas mahal. Bisa saja memang sejak awal produk tersebut dibuat untuk kebutuhan yang berbeda.
Jadi, Apa Arti “Tas Murah” pada Sebuah Tas?
Setelah dibedah, ternyata tas murah bukan sekadar tas yang punya angka paling rendah. Istilah tersebut lebih berkaitan dengan bagaimana harga sebuah produk ditempatkan dibandingkan pilihan lain dan siapa yang menjadi target penggunanya.
Kalau kamu sedang mencari tas murah, Torch bisa jadi salah satu koleksi yang menarik untuk dijelajahi. Pilihan modelnya cukup beragam, jadi kamu bisa mulai dari kebutuhanmu dulu, baru menentukan tas yang paling cocok.
Nggak perlu ikut-ikutan pilih yang paling mahal. Mulai dari yang memang kamu butuhkan, lalu biarkan tasnya yang membuktikan apakah pilihanmu tepat.