WAIST BAG

TRAVEL POUCH

BACKPACK

LIGHT TRAVEL BACKPACK

TRAVEL BACKPACK

PACKING ORGANIZER

OFFICE SERIES

OFFICE TOTEBAG

OFFICE SLEEVE

CASUAL CAMPING

UMBRELLA

GLASSES

MULTIFUNCTIONAL TOOLS

ARRAFA SANDAL

JACKET

T-SHIRT

PANT

SHIRT

OUTERWEAR

NECK WALLET

KEYCHAIN

WALLET

KONFIRMASI PEMBAYARAN

#TORCHSTORY

Marvel Spiderman

Marvel Captain America

Marvel Ironman

Marvel Avengers

Marvel Black Panther

This section doesn’t currently include any content. Add content to this section using the sidebar.

Image caption appears here

Add your deal, information or promotional text

Simak 4 Cara Membuat Itinerary Liburan yang Seru!

trekking adalah

Apakah Sobat Torch hendak pergi berlibur dalam waktu dekat ini? Jika iya, jangan lupa untuk membuat itinerary ya Sob, supaya perjalanan kamu makin jelas dan terarah. Cara membuat itinerary yaitu dengan melakukan riset mengenai tempat wisata yang hendak kamu kunjungi.


Kamu bisa mulai riset dari harga tiket masuk, transportasi untuk menuju ke destinasi wisata tersebut, hingga menentukan estimasi waktu. Nah, supaya cara bikin itinerary ini lebih tergambar dengan jelas, yuk simak apa itu itinerary pada uraian di bawah ini.


Apa Itu Itinerary?


Itinerary merupakan rencana perjalanan yang disusun ketika kamu hendak pergi berlibur. Rencana perjalanan yang dimaksud mulai dari jadwal kegiatan harian, daftar destinasi wisata yang hendak kamu kunjungi, estimasi biaya, dan segala hal yang berkaitan dengan rencana liburanmu.


Menyusun itinerary perjalanan dengan rinci akan membuat pengeluaran biaya perjalanan kamu lebih hemat. Pasalnya, semua kebutuhan selama liburan sudah diperhitungkan dengan rinci dan detail. Mulai dari hal sederhana seperti makan dan minum hingga mempersiapkan biaya tidak terduga. Oleh sebab itu, peran itinerary ini sangat penting.


Apa Manfaat dari Membuat Itinerary?


Salah satu manfaat dari membuat itinerary sebelum liburan yaitu kamu bisa memperkirakan durasi waktu perjalanan dan lebih mudah dalam menyusun budget. Jadi, persiapan liburan kamu bisa lebih matang. Apakah ada manfaat lain? Tentu saja ada. Mari simak beberapa manfaat lainnya di bawah ini.


1. Punya Daftar Destinasi Wisata


Ketika kamu telah menyusun itinerary dengan rinci, termasuk daftar destinasi wisata, maka kamu tidak akan kebingungan lagi setelah sampai di tujuan wisata nanti. Setelah tiba di bandara atau terminal, bahkan kamu sudah tahu harus pergi ke mana. Begitu pun dengan hari besoknya, tentu kamu sudah punya rencana akan mengunjungi destinasi wisata mana saja.


2. Mudah dalam Menyusun Budget Perjalanan


Itinerary yang disusun dengan baik akan memudahkan kamu dalam menyusun budget perjalanan dengan rinci. Sebagai contoh, ketika kamu melakukan riset untuk mengunjungi destinasi tertentu, kamu bisa langsung menghitung dana yang diperlukan. Mulai dari tiket masuk, ongkos transportasi, biaya makan, biaya penginapan, bahkan mempersiapkan biaya tidak terduga. Jadi, kamu bisa memperkirakan dana yang diperlukan dengan matang.


3. Tidak Mudah Kena Tipu


Membuat itinerary dengan rinci bisa membuat kamu terhindar dari faktor kena tipu. Pasalnya, sudah banyak cerita traveler yang kena tipu soal ongkos dan harga penginapan yang cenderung mahal dari harga biasanya. Bisa jadi kamu juga kurang referensi mengenai berbagai harga di destinasi wisata tersebut. Maka dari itu, penting sekali membuat itinerary sebelum melakukan perjalanan berlibur ini.


4. Bisa Memperkirakan Durasi Perjalanan


Manfaat paling penting dari membuat itinerary ialah bisa memperkirakan durasi perjalanan. Saat kamu melakukan riset dan menyusun daftar destinasi wisata yang hendak dikunjungi, kamu bisa sambil memperkirakan durasi untuk menikmati tempat wisata tersebut. Mengetahui durasi perjalanan itu penting Sob, karena ini berkaitan juga dengan budget yang akan kamu keluarkan.



Bagaimana Cara Membuat Itinerary Liburan?


Cara membuat itinerary liburan sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Tetapi, kalau kamu masih merasa bingung bagaimana cara membuat itinerary yang matang, kamu bisa simak cara menyusun itinerary liburan berikut ini.


1. Tentukan Tujuan Wisata dan Waktu Berkunjung


Lakukan mini riset mengenai tempat wisata yang hendak kamu kunjungi. Cari informasi lengkap mulai dari lokasi wisata, sejarah dan latar belakangnya, adat istiadat, transportasi, hingga kuliner khas yang wajib kamu coba. Kamu juga perlu tahu ketentuan waktu berkunjung di destinasi wisata tersebut.


2. Menentukan Transportasi dan Penginapan


Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan yaitu menentukan transportasi yang akan digunakan selama liburan. Kamu bisa mencari informasi rental mobil atau motor di tempat wisata tersebut. Selain itu, cari penginapan yang strategis dan dekat dengan daftar tempat wisata yang telah kamu susun di itinerary.


3. Membuat Jadwal Perjalanan


Setelah menentukan tujuan wisata serta transportasi dan penginapan, selanjutnya kamu perlu membuat jadwal perjalanan dengan rinci. Sobat Torch bisa menyesuaikan waktu berkunjung sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Jangan lupa untuk memberikan ekstra waktu di setiap tempat wisata yang akan kamu kunjungi.


4. Menyusun Rencana Cadangan


Penting juga untuk menyusun rencana cadangan saat liburan. Meski kamu sudah membuat itinerary perjalanan dengan matang, hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Sobat Torch bisa menulis beberapa daftar destinasi wisata cadangan yang dekat dengan penginapan. Jika kamu liburan di pantai, namun terhalang cuaca saat akan melakukan surfing, kamu bisa menggantinya dengan menikmati suasana laut sambil wisata kuliner.


Contoh Itinerary Liburan ke Bandung


Contoh Itinerary Liburan ke Bandung


Sobat Torch bisa membuat jadwal perjalanan dengan rinci dari pagi sampai malam. Catat hal apa saja yang akan kamu lakukan ketika tiba di tempat wisata hingga malam tiba. Sebagai gambaran, berikut ini contoh itinerary liburan one day tour ke Bandung dari Jakarta.


1. Berangkat dari Jakarta


Kamu bisa berangkat dari Jakarta sekitar jam 07.00 pagi menggunakan kereta atau travel. Biasanya, perjalanan Jakarta - Bandung membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam. Untuk menghemat energi dan tenaga, kamu bisa tidur selama perjalanan berlangsung.


2. Sarapan di Dusun Bambu


Setibanya di Bandung sekitar jam 10.00, kamu bisa sarapan dulu di Dusun Bambu, Lembang. Perjalanan dari stasiun ke Dusun Bambu membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Untuk tiket masuk ke tempat ini yaitu Rp20.000 di weekdays dan Rp25.000 selama weekends. Di sini, kamu bisa menikmati makanan khas Sunda ditemani suasana alam yang sejuk dan menyegarkan.


3. Mengunjungi The Great Asia Africa


Setelah makan di Dusun Bambu, kamu punya waktu sekitar 2 jam sebelum makan siang untuk mengunjungi destinasi wisata kekinian di Bandung. Destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi pertama kali yaitu The Great Asia Africa. Kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dari Dusun Bambu.


Di sini, kamu bisa menikmati berbagai bangunan dan kuliner khas tiap negara yang mengikuti konferensi Asia Africa. Kamu bisa menghabiskan waktu sekitar 1 - 2 jam untuk menikmati wisata edukasi dan artistik serta mengambil beberapa foto.


4. Makan Siang di Floating Market


Dari The Great Asia Africa, kamu bisa lanjut ke Floating Market untuk makan siang. Di sini, konsep wisatanya mirip dengan floating market di Thailand. Untuk masuk ke Floating Market, kamu harus mengeluarkan dana untuk tiket masuk sebesar Rp30.000 termasuk welcome drink. Jarak dari The Great Asia Africa ke Floating Market sekitar 20 menit menggunakan kendaraan umum. Di sini, banyak jenis makanan yang bisa kamu coba. Mulai dari makanan berat hingga jajanan khas Bandung.


5. Stone Garden Citatah


Setelah menikmati beberapa destinasi wisata di daerah Lembang, selanjutnya kamu bisa menikmati wisata alam Stone Garden Citatah. Wisata alam satu ini cukup populer di kalangan traveler. Untuk sampai ke sini, kamu membutuhkan waktu maksimal 1.5 jam dari wilayah Lembang. Jangan lupa membawa kacamata hitam saat mengunjungi destinasi wisata satu ini, karena sinar matahari di sini cukup terik.


6. Makan Malam di Jalan Lengkong Besar


Tidak lengkap rasanya kalau liburan ke Bandung tidak mencicipi street food di Jalan Lengkong Besar. Setelah menikmati wisata alam Stone Garden, kamu bisa kembali ke area kota untuk makan malam. Ada banyak jenis makanan berat dan jajanan yang bisa kamu pilih. Mulai dari makanan khas Bandung, snack ringan, hingga seafood.


7. Kembali ke Jakarta


Setelah menikmati makan malam di tengah kota, kamu bisa kembali ke Jakarta. Jarak dari Jalan Lengkong Besar ke stasiun kereta atau travel cukup dekat, yaitu sekitar 30 menit menggunakan ojek online. Estimasi waktu sampai ke Jakarta yaitu sekitar pukul 23.00.


Cukup mudah bukan cara membuat itinerary liburan dengan rute perjalanan yang detail dan rinci? Supaya perjalanan kamu makin aman dan nyaman, gunakan Kumano Foldable Bag 19 + 2 Liter untuk membawa berbagai barang yang diperlukan.


Tas ini dilengkapi dengan quick access 2 slot pada bagian depan yang memudahkan kamu untuk mengambil barang penting. Selain itu, tas ini sudah pasti tahan air. Dapatkan tas keren ini sekarang juga hanya di Torch

Mengenal Apa Itu Survival dan Apa Manfaatnya Melakukan Latihan Survival
Mengenal Apa Itu Survival dan Apa Manfaatnya Melakukan Latihan Survival
Jangan Terlewat! 5 Perlengkapan Anak Motor yang Wajib Dimiliki untuk Riding
Jangan Terlewat! 5 Perlengkapan Anak Motor yang Wajib Dimiliki untuk Riding
Catat! Ini Dia Persiapan Touring Motor Jarak Jauh yang Harus Kamu Perhatikan
Catat! Ini Dia Persiapan Touring Motor Jarak Jauh yang Harus Kamu Perhatikan

Cari