5 Cara Membuat Paspor Offline dan Online untuk Traveling

cara membuat paspor offline

Sobat Torch hendak melakukan traveling ke luar negeri? Hal pertama yang harus kamu lakukan yaitu membuat paspor. Tanpa paspor, kamu tidak bisa melakukan perjalanan secara legal. Sobat Torch bisa membuat paspor dengan dua cara, yaitu offline dan online. Cara membuat paspor offline dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor imigrasi setempat dan membawa berkas-berkas persyaratan.


Sementara itu, untuk membuat paspor secara online dapat dilakukan dengan mengunjungi website resmi kantor imigrasi atau melalui aplikasi Layanan Paspor Online. Sebelum membuat paspor, pahami terlebih dahulu apa itu pengertiannya, manfaatnya, hingga berkas apa saja yang perlu dipersiapkan pada uraian di bawah ini.


Apa Itu Paspor?


Paspor merupakan dokumen perjalanan yang memuat identitas diri pemiliknya sebagai syarat untuk melakukan perjalanan antarnegara. Identitas pada paspor meliputi nama pemilik, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, kewarganegaraan, dan nomor serta masa berlaku paspor.


Bentuk paspor seperti sebuah buku kecil yang berisi biodata lengkap pemiliknya. Paspor ini nantinya akan ditunjukkan kepada petugas imigrasi ketika Sobat Torch ingin memasuki wilayah negara tujuan. Lalu, paspor akan diberikan cap atau segel oleh petugas imigrasi.


Apa Manfaat dari Memiliki Paspor?


Manfaat utama memiliki paspor salah satunya dapat memasuki wilayah negara lain dengan legal, terutama saat Sobat Torch hendak melakukan traveling. Namun, tidak hanya itu saja, terdapat beberapa manfaat dari memiliki paspor yang akan diuraikan di bawah ini.


1. Sebagai Tanda Pengenal di Luar Negeri


Paspor dapat menunjukkan suatu kepemilikan kewarganegaraan. Artinya, paspor dapat menjadi kartu identitas apabila Sobat Torch melakukan traveling di luar negeri. Paspor layaknya KTP, maka yang berhak menerbitkannya hanya negara. Dalam kata lain, paspor menjadi tanda pengenal identitas pemiliknya saat berada di luar negeri.


2. Mendapat Kepastian Hukum di Luar Negeri


Paspor diterbitkan oleh pihak berwenang, dalam hal ini kantor imigrasi. Memiliki paspor artinya kamu mendapat perlindungan dan kepastian hukum saat traveling di luar negeri. Dalam hal ini, Sobat Torch telah mendapat izin secara legal untuk mengunjungi negara tujuan dengan rasa aman dan nyaman.


Apa yang Harus Dipersiapkan untuk Membuat Paspor?


Sebelum mengajukan pembuatan paspor, Sobat Torch harus mempersiapkan beberapa dokumen sebagai persyaratan serta biaya pembuatannya. Dokumen apa saja yang harus dipersiapkan? Mari simak penjelasannya di bawah ini.


1. Mempersiapkan Dokumen Persyaratan


Cara membuat paspor offline dan online harus mempersiapkan beberapa dokumen persyaratan terlebih dahulu. Bawa berkas tersebut ke kantor imigrasi dalam bentuk asli dan fotokopinya. Sobat Torch dapat menyatukan dokumennya pada map cokelat agar terlihat rapi.


Sebelumnya, pastikan data diri kamu sama pada seluruh dokumen persyaratan tersebut. Jika terjadi perbedaan, biasanya proses membuat paspor akan berjalan sedikit lebih rumit. Adapun beberapa dokumen tersebut meliputi:


  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah atau surat baptis.
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia.
  • Surat penetapan ganti nama bagi orang yang berganti nama secara legal.
  • Paspor lama bagi yang telah memiliki paspor sebelumnya.


2. Mempersiapkan Biaya Administrasi


Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak, berikut biaya pembuatan paspor bagi Warga Negara Negara Indonesia (WNI).


  • Paspor biasa 48 halaman Rp350.000
  • Paspor biasa 48 halaman elektronik Rp650.000
  • Biaya beban paspor hilang Rp1.000.000
  • Biaya beban paspor rusak Rp500.000
  • Layanan percepatan paspor selesai pada hari yang sama Rp1.000.000


Bagaimana Cara Membuat Paspor Offline?


Untuk membuat paspor secara offline, Sobat Torch harus mengunjungi kantor imigrasi. Setibanya di sana, terdapat empat tahapan yang wajib kamu lakukan. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini ya Sob.


1. Mengisi Formulir Pengajuan


Sobat Torch dapat mengisi formulir pengajuan paspor terlebih dahulu. Formulir ini bisa kamu dapatkan di loket kantor imigrasi dan gratis. Isi formulir dengan saksama supaya tidak terjadi kesalahan penulisan dan pengisian.


2. Menunggu Proses Verifikasi


Setelah formulir pengajuan diisi dengan lengkap dan mendapatkan konfirmasi dari Petugas Imigrasi kelengkapannya, kamu akan diberikan tanda terima permohonan beserta kode pembayaran. Namun, jika dokumen belum lengkap, Petugas Imigrasi akan mengembalikan dokumen permohonan kamu dan menganggap bahwa permohonan tersebut ditarik kembali.


Baru setelah itu kamu bisa menunggu proses verifikasi. Proses ini setidaknya memakan waktu lima hari kerja. Jadi, kamu bisa datang kembali ke kantor imigrasi satu minggu kemudian.


3. Membayar Biaya Pembuatan Paspor


Setelah seluruh dokumen permohonan paspor telah lengkap, Sobat Torch perlu melakukan pembayaran biaya pembuatan paspor ke nomor rekening yang sudah disampaikan oleh Petugas Imigrasi. Setelah melakukan pembayaran, maka kamu bisa melanjutkan ke tahap pengambilan foto dan sidik jari.


4. Wawancara dan Foto


Jika data dan berkas telah sesuai dan melewati proses verifikasi, maka kamu akan diberikan jadwal untuk wawancara dan foto. Wawancara dilakukan untuk memverifikasi ulang data. Jika sudah selesai, kamu bisa mengambil foto dan juga sidik jari.


5. Pengambilan Paspor


Setelah semua proses selesai dilakukan, tunggu informasi selanjutnya untuk pengambilan paspor sekaligus pembayaran biaya administrasi. Sobat Torch bisa datang kembali ke kantor imigrasi setelah empat hari kerja.


Bagaimana Cara Membuat Paspor Online?


Selain mendatangi kantor imigrasi secara langsung, Sobat Torch bisa membuat paspor secara online. Cara ini difasilitasi dengan mengunjungi website dan aplikasi resmi yang diluncurkan kantor imigrasi. Simak langkah-langkahnya di bawah ini ya Sob.


1. Unduh Aplikasi M-Paspor dan Buat Akun


Apabila kamu belum mempunyai aplikasi M-Paspor di ponsel, segera unduh aplikasinya melalui App Store atau Google Play Store. Buat akun jika belum memiliki akun atau masuk dengan akun yang sudah kamu miliki sebelumnya. Selanjutnya, ikuti instruksi yang diberikan untuk mengisi formulir. Isi formulir tersebut dengan saksama untuk menghindari terjadinya kesalahan data.


Pastikan juga bahwa kamu telah melampirkan seluruh dokumen persyaratan yang diminta dalam format JPEG yang minimal ukurannya 100kb dan maksimal 400kb.


2. Pilih Kantor Imigrasi Terdekat


Setelah mengisi formulir online, pilih kantor imigrasi terdekat serta jadwal kedatangan untuk mengurus segala keperluan berkas. Jadwal dan lokasi kantor imigrasi ini harus kamu perhatikan, sebab terdapat kuota maksimal pembuatan paspor setiap harinya.


3. Simpan Barcode yang Diberikan


Setelah mendapatkan jadwal, kamu akan mendapatkan barcode yang harus disimpan dengan cara di screenshot. Barcode tersebut nantinya harus ditunjukkan kepada petugas saat kamu mengunjungi kantor imigrasi.


4. Bayar Pembuatan Paspor


Langkah selanjutnya, kamu bisa melakukan pembayaran pengajuan pembuatan paspor ke nomor rekening yang sudah diinformasikan lewat aplikasi. Apabila pembayaran telah terkonfirmasi, Sobat Torch akan memperoleh kode antrean dan juga status pembayaran. Setelah itu, kamu bisa datang ke Kantor Imigrasi sesuai jadwal untuk mengambil foto, wawancara, dan sidik jari.


5. Wawancara dan Pengambilan Foto


Setibanya di kantor imigrasi, tunjukkan barcode yang telah kamu simpan kepada petugas. Setelah itu, tunggu hingga nomor antrian dipanggil untuk melakukan proses wawancara, pengambilan foto, dan sidik jari. Untuk pengambilan foto, gunakan baju berkerah dan warna selain putih. Jika semua proses telah dilalui, langkah terakhir yaitu pengambilan paspor.


Itu dia cara membuat paspor offline untuk traveling yang dapat kamu pelajari dan jadikan acuan. Selain mempersiapkan paspor, Sobat Torch harus mempersiapkan peralatan berkualitas sebagai teman traveling kamu. Sobat Torch bisa menggunakan Gifu 2L Travel Pouch untuk menyimpan kebutuhan traveling dan jalan-jalan santaimu.


Tidak hanya dompet dan HP, Travel Pouch Gifu bisa digunakan untuk menyimpan paspor, buku catatan, dan buku bacaan yang bisa menemani perjalanan kamu. So, tunggu apalagi, kunjungi official website Torch sekarang juga untuk #SolusiKeren kamu.


Sale Off
Tampak samping kiri tas ransel traveling Torch, Fujisawa 45+3 Liter Travel Backpack.
Rp 0Rp 1.349.000
Sale Off
[Pre Order] Takahagi Travel Backpack 40L
Rp 0Rp 1.299.000
Sale Off
Kanzaki Light Travel Backpack 30L
Rp 0Rp 999.000
Sale Off
Daksa Backpack 21L
Rp 718.000
Sale Off
Tas Petualangan Sherina Daypack 26 L
Rp 0Rp 598.000
Sale Off
Alpha Gaming Coat
Rp 0Rp 598.000
Sale Off
Merdeka Backpack
Rp 558.000